QUETTA – Seorang perempuan di Quetta, Pakistan, terpaksa melahirkan di sebuah angkong, alat transportasi berupa kereta roda dua yang ditarik manusia, Kamis (25/2).
Persoalannya, angkong tersebut terjebak kemacetan akibat penutupan jalan, untuk memberi kesempatan iring-iringan Presiden Asif Ali Zardari berlalu dengan nyaman.
“Kami memohon kepada polisi bahwa ini keadaan darurat, ada perempuan yang akan melahirkan, namun mereka mengatakan ‘tidak ada yang diizinkan sebelum konvoi Presiden berlalu’,” ungkap saudara si perempuan, Mohammad Zafar.
“Sangat keterlaluan, rakyat menderita hanya karena pejabat tinggi lewat.” Mendengar itu, Zardari merasa bersalah dan meminta maaf, sekaligus meminta aparatnya tidak sekaku itu.
“Rute alternatif harus dicari untuk memastikan masyarakat tidak dirugikan,” ujar Zardari seperti dikutip APP.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar