OBESITAS disebabkan oleh kelebihan asupan kalori. Dan kelebihan asupan kalori dipicu oleh berbagai faktor, termasuk ukuran kemasan makanan, porsi, jenis makanan dan ukuran piring Anda. Kunci mencegah obesitas, menurut pakar, adalah mengenali dan mengendalikan faktor-faktor pemicu tersebut.
Berikut beberepa faktor yang bisa memicu makan berlebih dan kelebihan berat badan:
Pandangan, suara, dan aroma
Makan berlebih bisa dipicu oleh berbagai hal, misalnya aroma daging panggang, bunyi popcorn atau iklan makanan cepat saji."Anda dipengaruhi oleh sekeliling. Studi kami menunjukkan bahwa ketiga faktor ini memicu makan berlebih," terang peneliti dari Cornell University Brian Wansink, PhD, seperti dikutip situs webmd.com.
Tidak konsentrasi
Makan sambil melakukan aktivitas lain (seperti menonton TV, membaca buku, memeriksa email) akan membuat Anda memasukkan makanan ke dalam mulut tanpa sadar akan jumlahnya. Karena itu, cobalah menghindari aktivitas lain di saat makan. Saat makan dengan konsentrasi penuh, Anda akan benar-benar menikmati makanan. Cara ini akan membuat Anda kenyang lebih cepat.
Makanan berlimpah di depan mata
Sebuah studi menemukan bahwa saat gula-gula diletakkan di tempat yang mudah dijangkau, para pekerja rata-rata makan sembilan buah tanpa mereka sadari. Namun saat gula-gula disimpan di laci meja, mereka hanya makan sekitar enam buah per hari. Dan saat diletakkan di tempat yang mengharuskan mereka berdiri dan berjalan sejauh enam kaki, mereka hanya makan empat buah.
Cobalah menekan insting makan gula-gula dan kudapan dengan menempatkan makanan tersebut jauh dari pandangan.
Makanan cepat saji
Makanan cepat saji yang bisa didapat dengan cepat dengan harga terjangkau mendorong Anda untuk makan lebih banyak. Makanan ukuran combo merupakan penawaran yang menarik. Tapi, makanan tersebut umumnya kaya lemak, sodium dan kalori.
Pakar diet menganjurkan agar Anda membatasi kunjungan ke restoran cepat saja hanya sekali seminggu. Selain itu, pilihlah menu yang lebih sehat.
Kesalahan porsi
Porsi besar yang ditawarkan restoran kemungkinan membuat Anda bingung menentukan jumlah yang sebaiknya Anda konsumsi. Untuk itu, cobalah memahami porsi dengan menggunakan gelas ukur. Atau, cobalah memecahkan masalah porsi dengan mengonsumsi makanan rendah kalori, kaya serat dan air, seperti buah-buahan, sayuran, salad dan sup sayuran.
Kemasan jumbo
Penawaran dalam kemasan jumbo, menurut pakar, bisa mempengaruhi tingkat kesadaran dan membuat Anda makan lebih banyak. Peneliti menemukan, saat makan dari kemasan yang lebih besar, Anda cenderung makan 25 hingga 50 persen lebih banyak dibandingkan saat makan dari kemasan yang lebih kecil.
Piring atau mangkuk terlalu besar
Peneliti menemukan, saat menikmati makanan dari mangkuk yang lebih besar, partisipan mengambil makanan 53 persen lebih banyak dan mengonsumsi 56 persen lebih banyak dibandingkan partisipan yang makan dengan mangkuk yang lebih kecil.
Terlalu banyak variasi
Terlalu banyak pilihan akan membuat Anda makan lebih banyak tanpa Anda sadari. Jadi, konsumsilah berbagai makanan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi Anda, tapi fokuslah pada makanan yang tepat. Mengonsumsi berbagai makanan sangat baik sepanjang makanan tersebut rendah kalori dan kaya nutrisi, seperti buah-buahan, kedelai, sayuran, sup sayur, whole grain dan produk susu rendah lemak. (IK/OL-08)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar