1. Komunikasi intra personal.
• Proses Komunikasi yang terjadi dalam diri individu (dengan diri sendiri)
• Terjadi karena terjadinya pemberian makna pada obyek. Obyek yang diamati mendapatkan rangsangan panca indra kemudian mengalami proses perkembangan dalam pikiran manusia.
• Mendapatkan perhatian besar dari kalangan psikologi behavioristik.
• Merupakan landasan untuk melakukan komunikasi antarpribadi. Keberhasilan komunikasi kita dengan orang lain bergantung pada keefektifan komunikasi kita dengan diri sendiri.
Karakteristik komunikasi intra personal :
Berfokus pengolahan informasi yang didapat seseorang dari peristiwa-peristiwa yang terjadi.
Terjadi ketika seorang individu sedang dalam keadaan ragu, bingung.
Melibatkan alat indera, karena didalam komunikasi intra personal akan terjadi proses penyimpanan informasi dan pemberian makna terhadap apa yang terjadi dalam diri seseorang.
Dapat memberikan perubahan didalam diri seseorang baik yang bersifat positif maupun negatif.
2. Komunikasi inter personal
• Proses komunikasi yang berlangsung antara 2 orang atau lebih secara tatap muka (R wayne Pace, 1979)
• Bentuk khusus dari komunikasi ini adalah Komunikasi Diadik (Dyadic Communications) yaitu dengan karakteristik : Proses komunikasi yang berlangsung antara 2 orang dalam situasi tatap muka, dibagi atas percakapan, dialog, wawancara. Komunikasi diadik memkiliki ciri: Pihak-pihak yang berkomunikasi berada dalam jarak dekat dan pihakpihak yang berkomunikasi mengirimkan dan menerima pesan secara spontan dan simultan.
• Komunikasi antar pribadi sangat potensial untuk mempengaruhi atau membujuk orang lain.
Karakteristik komunikasi inter personal :
Komunikasi inter personal merupakan komunikasi yang paling efektif dalam hal upaya merubah sikap, pendapat dan perilaku seseorang.
Komunikasi yang terjadi bersifat diaglogis, yaitu berupa percakapan antara komunikator dengan komunikan, bahkan dapat terjadi tanya jawab.
Arus balik didalam komunikasi inter personal terjadi secara langsung, karena komunikator dapat mengetahui, tanggap/respon dari komunikan ketika komunikasi terjadi.
Pesan yang disampaikan kepada komunikan berupa masukan/nasehat yang dapat mangarahkan bahkan ke suatu tujuan yang diinginkan.
Komunikator dapat mengetahui hasil dari komunikasi yang dilakukan.
Antara komunikator dengan komunikan terjadi hubungan yang erat/saling mengenal.
3. Komunikasi Kelompok
Kelompok adalah sekumpulan orang yang mempunyai tujuan bersama, yang berinteraksi satu sama lain untuk mencapai tujuan bersama, mengenal satu sama lainnya dan memandang mereka sebagai bagian dari kelompok tersebut Contohnya seperti; keluarga, kelompok studi dan kelompok diskusi. Dapat juga terjadi pada kelompok kecil (small group communications)
Karakteristik komunikasi kelompok :
Komunikasi dalam komunikasi kelompok bersifat homogen.
Dalam komunikasi kelompok terjadi kesempatan dalam melakukan tindakan pada saat itu juga.
Arus balik didalam komunikasi kelompok terjadi secara langsung, karena komunikator dapat mengetahui reaksi komunikan pada saat komunikasi sedang berlangsung.
Pesan yang diterima komunikan dapat bersifat rasional (terjadi pada komunikasi kelompok kecil) dan bersifat emosional (terjadi pada komunikasi kelompok besar).
Komunikator masih dapat mengetahui dan mengenal komunikan meskipun hubungan yang terjadi tidak erat seperti pada komunikasi inter personal.
Komunikasi kelompok akan menimbulkan konsekuensi bersama untuk mencapai tujuan yang diinginkan.
4. Komunikasi organisasi
Komunikasi organisasi terjadi dalam suatu organisasi, bersifat formal dan informal, dan berlangsung dalam jaringan komunikasi yang lebih besar daripada komunikasi kelompok. Melibatkan komunikasi diadik, komunikasi antar pribadi dan komunikasi publik. Komunikasi formal adalah menurut struktur organisasi yaitu komunikasi ke bawah dan ke atas serta komunikasi horizontal. Komuniksi informal tidak tergantung pada struktur organisasi seperti komunikasi dengan sejawat, termasuk juga gosip.
Karakteristik komunikasi organisasi :
Karakteristik utama dari komunikasi organisasi adalah adanya faktor-faktor struktur dalam organisasi dengan peranan yang diharapkan.
Terdapat batasan komunikasi antara para anggota dengan pengurus. Bentuk komunikasinya vertikal dan horizontal.
Komunikan dalam komunikasi memiliki kesamaan keahlian, pendidikan, dan sebagainya sesuai dengan peranannya di dalam organisasi.
Bersifat formal dan informal
5. Komunikasi massa
Adalah komunikasi yang menggunakan media massa, baik cetak (surat kabar, majalah) atau elektronik (radio, televisi), yang dikelola oleh suatu lembaga yang ditujukan kepada sejumlah besar orang yang tersebar di banyak tempat, anonim dan heterogen. Proses komunikasi yang berlangsung dimana pesannya dikirim dari sumber yang melembaga kepada khalayak yang sifatnya massal melalui alat-alat yang bersifat mekanik seperti; radio, televisi, surat kabar dan film. Pesan-pesan bersifat umum, disampaikan secara cepat, serentak dan selintas (khususnya media elektronik). Komunikasi antar pribadi, komunikasi kelompok dan komunikasi organisasi berlangsung juga dalam proses untuk mempersiapkan pesan yang disampaikan media massa ini.
Ciri-ciri Komunikasi Massa
• Sifat pesan terbuka
• Khalayak variatif baik dari segi usia,agama, suku, pekerjaan maupun dari segi kebutuhan
• Sumber dan penerima dihubungakan oleh saluran yang diproses secara mekanik
• Sumber merupakan suatu lembaga atau institusi
• Komunikasi berlangsung satu arah
• Umpan balik lambat (tertunda) dan sangat terbatas. Dengan kemajuan teknologi, saat ini sudag lebih dapat teratasi
• Sifat penyebaran pesan yang berlansung cepat dan serempak serta luas mampu mengatasi jarak dan waktu. Dapat bertahan lama bila didokumentasikan
• Dari segi ekonomi biaya untuk memproduksi komunikasi massa cukup mahal dan memerlukan dukungan tenaga kerja yang relatif banyak untuk mengelolanya
Karakteristik komunikasi massa :
Komunikasi dalam komunikasi massa jumlahnya relatif besar. Bersifat heterogen dan anomin.
Berjumlah besar, karena jumlah komunikan yang relatif besar hanya dalam periode yang singkat.
Bersifat heterogen, karena komunikan berbeda satu sama lain dalam segala hal tetapi di dalam heterogenitasnya terdapat pengelompokan komunikan yang mempunyai minat yang sama oleh media massa.
Bersifat anomin, karena komunikator tidak mengenal sama sekali komunikan.
Berlangsung satu arah, karena didalam komunikasi massa tidak terdapat arus balik secara langsung.
Media komunikasi massa menimbulkan kesempatan dan sifatnya cepat.
Media massa dapat membuat khalayak secara serempak menaruh perhatian terhadap pesan pada saat yang bersamaan.
Sifat media massa cepat, artinya pesan yang disampaikan pada khalayak dalam waktu yang cepat.
Pesan pada komunikasi massa bersifat umum. Pesan melalui media massa sifatnya sejenak, karena pesan melalui media massa hanya untuk sajian seketika.
Komunikator dalam komunikasi massa melembaga. Karena media massa adalah suatu lembaga atau organisasi, maka komunikatornya terlembagakan dan pesan-pesan yang sampai kepada khalayak adalah hasil yang kolektif.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar